Kenangan Bersama Bonnie

0 Comments
Kenangan Bersama Bonnie

Kenangan Bersama Bonnie

Tubuh berwarna bulu putih penuh dan matanya yang sangat coklat cukup khas, inilah hal pertama terlintas dikepala saya kala ingat kenangan bersama Bonnie. Kami merawat nya sejak masih berusia 2 minggu, anjing lucu ini harus pisah susu dari induknya karena terpaksa kami adopsi. Saat 2 minggu pertama itu Bonnie belum bisa membuka mata, setiap hari juga ibu selalu mengajari saya cara untuk menjaga kesehatan anjing dengan benar. Dari cara memberikan susu formula dari botol, membersihkan badannya, atau kadang membersihkan rumah kecil Bonnie.

Setelah beberapa bulan berlalu perkembangan Bonnie kian cepat, karena memang kami sangat merawat anjing lucu ini secara benar. Setiap seminggu sekali Bonnie pasti pergi kesalin binatang, tidak lupa juga membawanya pergi periksa kesehatan ke klinik hewan. Dia tumbuh sangat pandai karena selagi kami sama – sama masih kecil sering bermain bersama. Aku banyak mengajarkannya bersikap layaknya manusia, seperti bersalaman tangan, membuang air tidak sembarangan (pergi ke dalam toilet). Banyak orang datang kerumah hanya buat bermain dengannya, kadang memberikan makanan kering kesukaan Bonnie.

Kenangan Bersama Bonnie

Kenangan Bersama Bonnie Selama 15 Tahun

Apakah kalian tahu kalau anjing jenis mini pom, hanya punya panjangan umur sekitar 15 tahun saja. Jika sudah hampir menginjak usia itu, maka akan muncul berbagai macam penyakit aneh. Sebelum kepergiaanya Bonnie mengalami gejala kurang nafsu makan, juga tidak seceria seperti biasanya. Kondisi ini dia alami selama kurang lebih 2 bulan, dan kemudian kembali membaik seperti normal. Setelah sembuh saya dan ibu membawa nya jalan – jalan ke taman kota, namun secara tiba – tiba Bonnie pingsan saat sedang main kejar – kejaran bersama ku.

Kenangan Bersama Bonnie

Kami pun merasa panik dan ibu kembali kerumah untuk mengambil mobil. Setelah itu kami mebawa Bonnie ke klinik hewan, supaya mendapatkan pertolongan oleh para ahli medis. Selama 6 jam menunggu hasil operasi sejak pukul 5 sore sampai 11 malam, ternyata nyawa Bonnie sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Disitu aku merasa sangat sedih karena kehilangan teman sekaligus hewan peliharaan sejak kecil, hingga sekarang kalau teringat masa – masa sedang merawat Bonnie supaya tetap sehat membuat semakin sedih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *